Ndut VS Kurus
Lagi iseng bikin urutan foto waktu masih kurus, gemuk, dan mengurus lagi.
Klik di sini, ada di Multiply.
Lagi iseng bikin urutan foto waktu masih kurus, gemuk, dan mengurus lagi.
Klik di sini, ada di Multiply.
Semalam jadwal aku untuk konsul bulanan dengan dokter spesialis diabetes di RS Pelni.
Waktu ditimbang, beratku 75.5 kg (berarti sama dengan timbanganku pas di gym hari Selasa lalu). Bulan lalu beratku 76 kg. Thank God, berarti ada kemajuan.
Soalnya sejak mulai konsul, tiap bulan beratku naik terus.
Apalagi abis sakit tipus, dengan dalih perlu asupan gizi cukup, makanan dihajar terus, hahaha………..
Dr. Imam suruh turunin berat lagi jadi 70 kg, supaya nanti obatnya berkurang jadi 1 pil sehari. Sekarang ini aku minum 2 pil. Katanya, kalau badan gemuk, insulinnya sulit untuk bekerja.
Hmmm, padahal dari hasil lab sehari sebelumnya, gula darah puasa dan 2 jam setelah makan sudah normal. Obat asam urat distop karena asam urat sudah normal.
Kata dokter lagi, ini pasti karena uangnya udah banyak, jadi bawaannya pengen jajan. Suatu fenomena yang biasa, katanya. Hahaha, si dokter bisa aja.
Emang sih kebiasaan ngemil mulai lagi, padahal dulu bisa nahan.
Makan siang nasinya udah minta setengah porsi, walaupun masih banyak juga.
Kadang-kadang begitu disajikan, nasinya langsung aku bagi dua, lalu disisihkan. Tapi kalau lauknya lagi enak, kadang-kadang bagian yang itu dimakan juga.
Yaaaah, ama juga bo’ong.
Like today, lauknya sambal goreng cumi, tempe bacem, dan urap. Pake nasi panas, amboyyyyy, sedaaaap…………..
Coba pas dulu abis tipus porsi makannya dijaga, kan lebih gampang untuk turun ke 70 kg atau bahkan 68 kg.
So inilah perjuangan selanjutnya, menurunkan berat badan lagi.
I have been planning the birthday lunch with big family since one month ago. There are many family members who have birthday in April, most of them are from my father side.
Usually, we would gather at the last week of April, because the last one’s birthday would be my father’s (in April 25). But it’s been 2 or 3 years since our last gathering, so I decided to initiate this. At least for my sister and my birthday. My last celebration was 5 years ago, when both of my parents were still alive. This would be a good opportunity to celebrate it with people I care about.
I and sister chose April 20. We ordered lunch from Katering Indah (menu: fried chicken, Kimlo Soup, fried fish fillet with sweet and sour sauce, sambal, krupuk), we provided rice and Pecel (boiled vegetables with peanut sauce), also banana, orange, and watermelon. Not forgetting the snacks and birthday cake.
I ordered birthday cake from Segeer Bakery nearby my house which provides cakes for diabetic and dietetic patient. The cake was Light Tiramisu. My aunties and uncles have diabetes, including me, so that was a perfect cake!
There were two options, Diet Black Forrest or Light Tiramisu, but my
auntie wanted Tiramisu and when I tried the Black Forrest, it wasn’t
that nice, standard taste.
Too bad, my uncle who lives in Subang didn’t come to the flu. His birthday is in April 23 and his son’s birthday was on April 5. So there were only me, my sister, Auntie Yani, Oom Erwin, and Lisa who have birthday in April.
This was my 26th birthday, five years ago. What a memory…..
Semalam pukul 22.00, sepulangnya dari gym, aku lihat ada beberapa miskol dari adikku. Aku langsung telpon dia untuk menanyakan ada apa. Ternyata sewaktu dia pulang kantor dan naik bis 502, HP-nya dicopet dan dia sempat berantem dengan pencopet itu. Penumpang di sebelahnya yang memberitahu kalau ada orang yang ambil HP-nya.
Hah, Berantem? Yeah man….she hit the thieve in the mouth till that bad guy bleed. Dan malah pencopet itu ada temannya, orang ini juga mau mukul adikku yang sedang hamil 4 bulan (lihat fotonya). Untung adikku sigap, dan orang itu kena pukul juga di mulutnya. Alhasil, kedua orang itu berdarah2, bahkan orang yang pertama giginya ada yang patah.
Yang mengesalkan adalah tak ada satu orang pun di dalam bis yang menolong adikku. Bayangkan, dia kan lagi hamil! Ada satu penumpang dan keneknya bilang,"Udah bu, diselesaikan nanti aja". Eh, kurang ajar ya?
Padahal kalo rame-rame lawan pencopet itu, meraka juga bakal takut kok.
Si pencopet yang mengelak kalau dia sudah mencuri HP adikku juga bilang untuk diselesaikan di Tanah Abang aja. Dooooh, apa nanti adikku malah gak dikeroyok pas di sana??? Pas bisnya lewat Sabang, adikku langsung turun dari bis.
Aku tanya, apa dia tendang juga orang2 sialan itu, katanya tidak bisa karena bisnya penuh, tapi dia udah puas mukulin mereka walaupun HP-nya gak kembali.
Berani ma perempuan dan yang hamil pula. Tapi kali ini mereka salah pilih sasaran. Jangan main-main ma adikku ya! Cuma kasihan dia, besoknya dia ulang tahun, tapi malah kena nasib nahas…….
======================================================================
My sister called on the night before her birthday. She told me that she was robbed on the bus when she was on the way to home after work. Her cell phone was gone. The passenger who sat next to her informed her that her cell was being stole by this guy. The bad guy was angry when my sister asked her cell back, he felt that he was being accused.
My sister pushed this guy so hard, and punched him in his lips and mouth part. His tooth was broken and he was bleeding, then it turned out that he’s got an accomplish and this other man also wanted to punch her, but my sister was fast enough and punched this guy too in the face.
No one in the bus helped her. She’s 4 month pregnant for God’s sake! (see her picture above)
The thieves picked wrong lady that day! She’s a tough brave woman…….
I love this recipe! (Taken from Hapigo’s Bulletin)
BAHAN :
1 pria takut Tuhan,
1 wanita takut Tuhan,
100% Komitmen,
2 pasang restu orang tua,
1 botol kasih sayang murni.
BUMBU :
20 galon doa,
1 balok besar humor,
25 gr rekreasi,
2 sendok teh telpon-telponan,
Semuanya diaduk hingga merata dan mengembang.
Tips:
- Pilih pria dan wanita yang benar-benar matang dan seimbang.
- Jangan yang satu terlalu tua dan yang lainnya terlalu muda karena dapat
mempengaruhi kelezatan (sebaiknya dibeli di toserba bernama TEMPAT
IBADAH,walaupun agak jual mahal tapi mutunya terjamin.)
- Disarankan jangan beli di pasar yang bernama DISKOTIK atau PARTY karena
walaupun modelnya bagus dan harum baunya tapi kadang menipu konsumen
atau kadang menggunakan zat pewarna yang bisa merusak kesehatan.
- Gunakan Kasih sayang cap”IMAN, HARAP & KASIH” yang telah mendapatkan
penghargaan ISO dari Departemen Kesehatan dan Kerohanian.
Cara Membuat:
- Pria dan Wanita dicuci bersih, buang semua masa lalunya sehingga tersisa
niat yang murni.
- Siapkan loyang yang telah diolesi dengan komitmen dan restu orang tua
secara merata.
- Masukkan niat yang murni ke dalam loyang dan panggang dengan api cinta,
merata sekitar 30 menit di depan penghulu dan Tuhan
- Biarkan di dalam loyang tadi dan sirami dengan semua bumbu di atas.
- Kue siap dinikmati.
Catatan:
Kue ini dapat dinikmati oleh pembuatnya seumur hidup dan paling enak dinikmati dalam keadaan kasih yang hangat. Tapi kalau sudah agak dingin, tambahkan lagi humor segar secukupnya, rekreasi sesuai selera, serta beberapa galon doa kemudian
dihangatkan lagi di oven bermerek “Tempat Ibadah” diatas api
cinta. Setelah mulai hangat, jangan lupa telepon- teleponan bila berjauhan.
Selamat mencoba, dijamin semuanya 100%
Halal koq!
Selamat menikmati