Archive forFebruary, 2006

Go for another training

 

It’s time
for Integra training. After persuading my boss, I can bring Susan with me. I
told him that I need her to back me up for Integra products in case I’m
outstation and there are any queries for the equipments. Adolf agreed to what I
suggested.

The
training will be held next week and it will be in Bangkok again. Based on my
experience, it’s a heaven for you shoppers out there. Yippie! Bangkok, here we
come.

I have to
sign another contract for one year (after another negotiation with boss, of
course!). Yeah…you may say how stupid this girl is. But hey, it means I still
have my chance to grow myself and grow with this company.

Well, my closer
friends already knew another reason behind that.

I’m hoping it can come true
next week. Keep my fingers cross.

I have been
planning to extend my visit in the country where I have my training and have my
own adventure. Up to now, It has never happened.

Thank God
I have Susan. We have arranged our accommodation in a two-star hotel, will move
there after the training and stay for two nights.

I want to
go to Chatuchak market that only opens on Saturday and Sunday (I’ve been in
Bangkok twice and never been to the market!), visit Royal Temple, Floating
Market, don’t forget to go to Siam Square area (wanna buy shoes there….trendy
and girlie ones with my size), Naraiphand (for silk scarf and table cloth, but
if I find them in Chatuchak, I won’t buy anymore), Suan Lum Night Bazaar, MBK,
etc.

Need to
study the equipments. They give participants of advance training special
assigments. Must bring all issues to be discussed with Tony and Wei in Bangkok.

See…..?
It’s work-work-work………..

Meanwhile,
I still have many things to do before I go next week. Must go to Purwokerto for
my Selector project this week.

Jolean
will join us, she will fly early, stays in our room and not miss the tour that
Wei has arranged us during the weekend.

See you
soon, look forward for my news and pictures from Bangkok.

Comments

Nabrak…………Nabrak

Capek juga ye nulis pake bahasa
Inggris. Gue nulis pake bahasa kita ajalah, soalnya cerita kali ini seru, gak
gigit deh kalo in English………..Soalnya emang vocab gue aja yang minus, hehe


Kejadiannya sih udah dari tgl. 24 Feb, Jumat shubuh, sekitar pukul 04.30 WIB.

Kita dalam perjalanan pergi ke Bandung. Yang nyetir Dedy, dan Susan bersama gue
saat itu.
Dari rumah gue, kita jalan menuju rumah Heri untuk jemput dia.
Dedy ini supir kantor yang baru, nyetirnya sih lancar, tapi agak2 menyeramkan
karena kalo berhenti selalu mepet di belakang mobil orang.

Kalo gue disupirin Pak Jakri or Mas Pandi, biasanya jalur ke rumah Heri tuh
lewat Jl. Panjang, tembus ke arteri Pondok Indah. Nah, Dedy ini punya jalur
lain, dia lewat Slipi, Sudirman, Mampang Prapatan, lalu belok kanan, biar
tembus-tembusnya Ampera.

Katanya sih lebih cepat, soalnya dia
jemput gue n Susan agak telat.

Ujung2nya dia ngebut abis di
Sudirman. Perasaan sih lebih dari 100 km/jam dari cara mobil berguncang
(maklum, Kijang).

Inilah yang tidak
diharapkan! Pas di depan Plaza Semanggi, ada kijang dari bawah, sangat pelan,
mau ambil jalur paling kanan, yg di mana itu jalur kita. Dedy sudah tekan
klakson abis - walaupun tetap ngebut, si kijang itu gak minggir, malah sedikit
melewati garis putih. Kalau dia tetap di jalurnya, kita bakal bisa lewat. Tapi
ini kan tidak. Alhasil Dedy mepet ke pembatas jalur masuk gerbang tol,
tapi tetap menyerempet bagian belakang kanan kijang.

Si Kijang minggir, mau tak mau kita
pun minggir. Duh! Terlambat deh kita sampai Bandung!

Dedy turun, tadinya gue pikir biar
dia aja yg urus, tapi kok gue lepas tangan, kan istilahnya yg supervise saat
itu ya gue. Akhirnya gue ikut turun.

Walah, ada lima org cowok,
yg pasti anak kuliahan tuh, kelihatan dari gayanya. Yang tiga orang udah bentak-bentak
Dedy. Ada yg kecil belagu, kaya’nya dia yg punya mobil, tanya: "Mau damai atau
panggil polisi!"     ……………..  Yah, begini aja sih selesaikan sendiri aja, pikir gue.

Yang kecil ngamuk-ngamuk mau
menerjang Dedy. Gue bentak: "Dengar dulu! Gue mau jelasin situasi gue. Mau
diselesaikan atau tidak???!!!!!"

Gue bilang, mereka bisa urus ke
kantor nanti gue lapor ke ktr soal kejadian ini. Lagian gue gak bawa duit
banyak saat itu. Cash advance yang pegang si Heri. Gue kasih kartu nama gue.
Mereka bilang, biasanya kalo kaya’ gini, akhirnya cuma tabrak lari. Yang 2duaorang bisa diajak bicara baik-baik dengan kepala dingin.

Gue suruh Dedy balik ke mobil. Susan
ketakutan di dalam mobil.

Pas gue bicara ama yg dua orang, eh
yang tiga lagi bawa Dedy ke trotoar, gue sempat lihat, trus gue teriak: "Heh, mau
diapain tuh!"

Gue bilang, kantor akan
urus. Mereka minta jaminan, KTP or SIM Dedy. Wah, kalo SIM, gue perlu Dedy buat
nyetir. Terus mereka berubah pikiran, gak mau KTP Dedy krn katanya Dedy bisa
bikin lagi. Malah minta STNK, ya gak gue kasih lah! Nanti mereka di atas angin
dan mobil kita gak bisa dipake jalan utk operasional.

Akhirnya gue putuskan
gue bayar kerugian mereka. Gue naik mobil mereka, dan salah satu dari mereka
naik kijang kantor.

Ih, di dalamnya ada 2 org cewek.
Pasti ni anak2 abis dugem!

Pertimbangan gue untuk bayar:

1. Heri mesti ketemu
Murali (principalnya dia dr Carl Zeiss) on time dan mereka udah
buat appointment dgn client.

2. Kalo Dedy digebukin, siapa yg
setir ke Bandung? Masalah lagi deh mesti bawa dia ke RS. Belum
lagi jumlah mereka lebih banyak. Jam segitu jalan masih sepi, kalo kita diapa2kan,
gak ada saksi or orang yang bakal menolong.

Jadi kalo gak kepepet
waktu, ya gue bisa adu argumen dgn mereka n masih bisa disuruh urus ke
Servicom.

Sebenarnya sih gak penyok2
amat, orang Cuma keserempet kok. Gue bilang, cari ATM BCA, kalo bisa di daerah
Mampang.

Giliran perlu, ATMnya malah gak
ketemu. Untung ketemu, itu juga di dalam Ranch Market Mampang. Gue tanya,
berapa perbaiki mobilnya? Ya yg wajar2 aja ganti ruginya! Gue kena 300rb deh!

Sial……..sial…………

Urusan selesai, baru ke
rumah Heri (5.15 WIB).

Tuh, gara2 telat, dan mau cepat
sampai, ngebut malah kena musibah. Si Dedy gue marahin supaya lebih hati-hati.
Terus gue diam aja, soalnya kalo gue ngomerl terus, nanti dia gak konsen
nyetir.

Jam 8 gue telp ktr n
lapor ke yeny.

Jam 11, yeny telp, boss marah2,
bilang gue bodoh banget! Mobil kan ada asuransi! Itu sih gue tau, tp kan gue
gak ngerti kalo ternyata korban yang kita tabrak juga dpt penggantian.

Dedy udah ketakutan,
bakal dipotong gak gajinya.

Ah, daripada gue pusing
hari itu, gue bilang ntar aja deh lihat hari Senin. Kan mau ada meeting juga.

Hari Senin, 27 Feb 2006

Rapat staf. Anak-anak
gak on time dan data sales pada gak pegang. Boss ngambek berat! Setelah
nasehat-nasehat, barulah membahas poin2 rapat, yang salah satunya adalah
informasi mengenai asuransi mobil. Ini dia…..

So, boss kasih ceramah
juga ke gue. Emang sih, waktu itu kita gak minta maaf sebagai orang yang salah.
Gue malah ikutan panas ngelihat kelakuan preman kecil itu.

Yah, kalo gue punya banyak waktu,
gue pasti bisa suruh mereka urus ke kantor.

Tapi akhirnya, duit gue diganti juga
deh……

Comments

Power down in Palembang Aiport!

It has started! My travelling schedule again………..

On Feb 8, I went to Palembang.

It was so amazing how can they let the  power down for 2 hours in this new airport!

Everytime I travel, I always hope to get home soon, at least on time. But, you can’t rely on the local airlines here.

At first, I could predict that it would be late, as usual. When the plane arrived in the airport (30 minutes late of course) and we were about to boarding, suddenly the power went down.

We waited, and waited….No one cared to explain to passengers about what was happening!!!!

I sighed……………There goes my night! Babies started crying, the gentlements got angry……No airline officers or airport officers in the boarding lounge. What the he_ _ !!! What a bad customer service. I was getting hungry.

If only the plane didn’t arrive late, we would have been on our way back to Jakarta then!

The silly thing was, the airport office didn’t have a certain answer from the power company, when the power would be on again.

Lots of yelling and shouting from passengers………..Finally, I was home again! Thanks you ALLAH.

Comments

New health program

Last night I finally signed up to the gym located in the apartment across my office building. We have been planning this since beginning of January. We..??? Yes, Me, Andrew, Ronadi, and Hansen. The guys planned to start on Feb 1st. But, as usual, there was always something came up.

On Feb 1st, there were only Andrew and I, but we had so much work, we decided to go home.
On Feb 2nd, Andrew was still having a meeting, while I have brought my sport stuffs since the day before, then with Heriyadi, I went to the gym and signed up, and started the class.

It was good, especially I really need the exercise, I NEED IT!!!! I’m so overweight now!!!! For health reason, because I lost the stamina I had, the overweighing made me become a lazy person, some of my clothes aren’t fit anymore (LOL).

I want my flat belly………..!!!!!!!!!!

Heriyadi has given some advices on the diet plan. Thanks a bunch man….It will be tough for me, though cos I love cakes, sweets, ice cream, and chocolate.

Well, let’s cross our fingers

Comments